Home

Layakkah engkau marah

Yunus menjadi marah, karena Tuhan mengampuni orang Niniwe, sehingga tidak menghancurkan Niniwe (Yunus 3: 10 dan 4: 1). Untuk kemarahan Yunus itu, Tuhan bertanya padanya: Layakkah engkau marah? (Yunus 4: 4) Pengkhotbah : Ps. Ivan Ong Tema : Layakkah Engkau Marah - THE MALAYSIA BLESSING - https://www.youtube.com/watch?v=t9vJw3tZ7E Yunus sekali lagi marah pada Tuhan, sekarang karena tanaman dan ulat. Untuk kedua kali Tuhan menantang Yunus mempertimbangkan kemarahannya: Layakkah engkau marah karena pohon jarak itu? (4:9). Dengan maksud yang tidak jelas, Yunus mengutarakan kembali haknya untuk marah pada Tuhan: Selayaknyalah aku marah sampai mati. (4:9)

Renungan Harian: LAYAKKAH ENGKAU MARAH

Layakkah engkau marah? (Yunus 4:1-11). Pdt. Lius Bonggalinggi Layakkah engkau marah? This video is unavailable. Watch Queue Queu

BEM Airport Road BM Tema : LAYAKKAH ENGKAU MARAH 24hb

  1. Layakkah Engkau Marah || Yunus 4 : 1 - 1
  2. Tetapi firman TUHAN: Layakkah engkau marah? God's Unfailing Love: Video Devotions From Your Time Of Grac
  3. Tuhan balik mempertanyakan alasan Yunus, yakni layakkah engkau marah? Yunus marah karena kasih karunia Tuhan terialu besar bagi Niniwe. Han ini kita belajar hal penting, yakni: kita tidak harus marah, kecewa dan saklt hati, jika perkara baik dilakukan Tuhan bagi orang lain. Justru sebaliknya kila harus bersyukur untuk hal itu
  4. Kalau engkau diutus Tuhan dan tidak mampu katakan ya Tuhan aku takut dan tidak mampu, maka selanjutnya Tuhan yang akan menolong hidupmu. Cinta Tuhan. Bagian kedua kita akan melihat hati Yunus yang jujur juga diketahui oleh Tuhan. Maka Tuhan tidak membentaknya melainkan mengatakan layakkah engkau marah
  5. 9 Tetapi berfirmanlah Allah kepada Yunus: Layakkah engkau marah karena pohon jarak itu? Jawabnya: Selayaknyalah aku marah sampai mati. Kemudian ayat 7 dan 8 - akan tetapi berikutnya, saat fajar menyingsing TUHAN mengirimkan seekor ulat yang dalam waktu singkat membuat pohon jarak itu layu
  6. Layakkah engkau marah ? itu pertanyaan Tuhan bagi Yunus. Apa yang dibuat Tuhan terhadap Yunus melalui tumbuhnya pohon jarak yang melindungi ia dari terik matahari dan hanya beberapa jam kemudian menjadi layu, dimaksudkan sebagai koreksi terhadap pemahaman misi yang sempit. Koreksi ini juga bertujuan untuk mengigatkan hubungan antar sesama suku.

3. Pertobatan Niniwe dan Kemarahan Yunus (Yunus 3 & 4 ..

5 Full Life: LAYAKKAH ENGKAU MARAH. Nas : Yun 4:9 Perbuatan Allah dengan pohon jarak dan angin timur yang panas terik (ayat Yun 4:6-9 ) dimaksudkan untuk menunjukkan kontras dari perhatian Yunus yang mementingkan kesejahteraan jasmaniahnya sendiri dengan ketiadaan perhatiannya bagi Niniwe Tetapi firman TUHAN: Layakkah engkau marah? Sahabat Renungan Singkat Untukmu. Ketika sedang dalam tekanan atau tantangan. Sering yang namanya putus asa, stress, emosi dan hal-hal negative lainnya datang menyelimuti kita. Entah itu kita sedang menjalankan tugas atau bekerja untuk diri kita sendiri 4:9 Tetapi berfirmanlah Allah kepada Yunus: Layakkah engkau marah karena pohon jarak itu? Jawabnya: Selayaknyalah aku marah sampai mati. Jawabnya: Selayaknyalah aku marah sampai mati. 4:10 Lalu Allah berfirman: Engkau sayang kepada pohon jarak itu, yang untuknya sedikitpun engkau tidak berjerih payah dan yang tidak engkau tumbuhkan, yang.

Bacaan dan Renungan Rabu, 09 Oktober 2019| Pekan Biasa

Saat Teduh, Edisi Kamis, 28 Mei 2020 - YouTub

Yunus marah yang kedua kalinya karena pohon jarak yg menaunginya telah layu. Tetapi berfirmanlah Allah kepada Yunus: Layakkah engkau MARAH karena pohon jarak itu?(Yunus 4:9a) Dari dua kemarahan Yunus, kita belajar bahwa pada umumnya hal yang dapat membuat kita MARAH adalah Layakkah engkau marah karena pohon jarak itu? Jawabnya: Selayaknyalah aku marah sampai mati. (Yun. 4:9) Ketika kita masih kanak-kanak, kita melihat kakek atau nenek kita yang duduk terkantuk-kantuk di kursi goyang seakan-akan tampak agung, arif dan sabar. Rambut putihnya pertanda kematangan jiwa Tetapi firman TUHAN: Layakkah engkau MARAH? (Yunus 4:4) 2. Yunus marah yang kedua kalinya karena pohon jarak yg menaunginya telah layu. Tetapi berfirmanlah Allah kepada Yunus: Layakkah engkau MARAH karena pohon jarak itu?(Yunus 4:9a) Dari dua kemarahan Yunus, kita belajar bahwa pada umumnya hal yang dapat membuat kita MARAH adalah : 1

Tetapi berfirmanlah Allah kepada Yunus: Layakkah engkau marah karena pohon jarak itu? Jawabnya: Selayaknyalah aku marah sampai mati. 10. Lalu Allah berfirman: Engkau sayang kepada pohon jarak itu, yang untuknya sedikit pun engkau tidak berjerih payah dan yang tidak engkau tumbuhkan, yang tumbuh dalam satu malam dan binasa dalam satu malam. LAYAKKAH ENGKAU MARAH? (2) Tetapi berfirmanlah Allah kepada Yunus: Layakkah engkau marah karena pohon jarak ltu? Jawabnya: Selayaknyalah aku marah aampal mati. (ay 9) Yunus 4 : 6-10. MINGGU Ill SESUDAH PASKAH JUMAT, 1 MEI 2020 RENUNGAN MALAM GB 256:1 -Berdo 4:9 Tetapi berfirmanlah Allah kepada Yunus: Layakkah engkau marah karena pohon jarak itu? Jawabnya: Selayaknyalah aku marah sampai mati. 4:10 Lalu Allah berfirman: Engkau sayang kepada pohon jarak itu, yang untuknya sedikitpun engkau tidak berjerih payah dan yang tidak engkau tumbuhkan, yang tumbuh dalam satu malam dan binasa. Ketika Nabi Yunus marah karena Allah menyelamatkan kota Niniwe yang jahat dari kehancuran, Allah menumbuhkan pohon jarak untuk menaungi Yunus dari terik matahari (Yun. 4:6). Lalu, Tuhan membuat pohon jarak itu layu. Saat Yunus mengeluh, Allah menjawab, Layakkah engkau marah karena pohon jarak itu? (ay.7-9)

Berdoa dan Bertumbuh

Tetapi firman Tuhan: Layakkah engkau marah? (Yun. 4:4). Brp kali kita merasa bhw kita lbh bnr drpd Tuhan? Kita yg bnr dan Tuhan yg salah? Brp kali kita merasa tau isi hati Tuhan pdhl pengenalan kita akan Tuhan msh tdk sesuai harapanNya? Kisah Yunus memberi gambaran kpd kita bhw pengenalan akan Tuhan ga diliat dr status yg disandang Layakkah engkau marah karena pohon jarak itu? Engkau sayang kepada pohon jarak itu, yang untuknya sedikitpun engkau tidak berjerih payah dan yang tidak engkau tumbuhkan, yang tumbuh dalam satu malam dan binasa dalam satu malam pula. Bagaimana tidak Aku akan sayang kepada Niniwe,. TB (1974) ©. SABDAweb Yun 4:4. Tetapi firman TUHAN: Layakkah engkau marah? s AYT (2018): Lalu, TUHAN berfirman, Pantaskah kamu marah? TL (1954) ©. SABDAweb Yun 4:4. Maka firman Tuhan: Adakah patut engkau marah begitu Layakkah Engkau Marah? Posted on Minggu, 25 Oktober, 2009 by saatteduh Baca: Yunus 4:5-11. Sebagai seorang hamba Tuhan, Yunus tampaknya hanya mementingkan kesenangan diri semata, bukan mengutamakan kehendak dan rencana Tuhan. Yunus merasa lebih senang jika Tuhan menghancurkan Niniwe dan malah marah-marah ketika Tuhan menyelamatkan mereka, oleh.

3 Jadi sekarang, ya Tuhan, cabutlah kiranya nyawaku, karena lebih baik aku mati dari pada hidup. 4 Tetapi firman Tuhan: Layakkah engkau marah? 5 Yunus telah keluar meninggalkan kota itu dan tinggal di sebelah timurnya

Tetapi berfirmanlah Allah kepada Yunus: Layakkah engkau marah karena pohon jarak itu? Jawabnya: Selayaknyalah aku marah sampai mati Yunus 4:4 Tetapi firman Tuhan 'Layakkah engkau marah? Kata2 itu diberikan kepada Yunus saat dia marah karena Tuhan tidak jadi menghukum kota Niniwe karena mereka bertobat. Aku pernah marah, bahkan sekarangpun rasa marah dan tidak adil itu masih aku rasakan. Saat aku merasa ada seseorang yang sudah menyakitiku, bahkan sudah mempengaruhi.

Renungan singkat firman Tuhan, Yunus 4:6-10 - YouTub

Tetapi berfirmanlah Allah kepada Yunus: Layakkah engkau marah karena pohon jarak itu? Jawabnya: Selayaknyalah aku marah sampai mati. Yunus 4: 9 Sekitar tahun 1990 saya mengalami kesulitan besar yang membuat saya merasa bahwa Tuhan itu jauh dan sudah melupakan saya. Dalam kesusahan, saya merasa marah kepada Tuhan. Setiap hari saya bangun tidur dengan perasaan masygu Mengasihi Orang-Orang yang Dianggap Tidak Layak Yunus 3:10-4:11 Oleh: Sepridel Hae Tada Pendahuluan Saudara-saudara, pada bulan Juli tahun 2008, ada suatu peristiwa eksekusi bagi dua orang terpidana mati yang bernama Sumiarsih dan Sugeng. Mereka ini adalah pelaku pembunuhan terhadap 5 orang anggota keluarga Purwanto pada tahun 1988 di Surabaya. Pembunuhan yang dilatar belakangi oleh masalah.. layakkah engkau marah? (yun 4:4,9) allah tidak bereaksi negatif atas kejengkelan dan kemarahan manusia (yunus) memberikan kesempatan untuk belajar dari padangan, sikap dan tindakan masa lalu yang keliru Layakkah engkau marah karena pohon jarak itu? firman Allah kepada Yunus (ayat 9). Ternyata jawaban Yunus masih tetap seperti semula yakni marah sampai mati. Apakah sikap Yunus ini merupakan suatu dendam tak berujung karena tak termaafkan? Sepertinya memang demikian. Kemudian firman Allah yang berikutnya menyatakan kepada Yunus bahwa belas.

Tuhan berfirman: Layakkah engkau marah karena pohon jarak itu? Yunus menjawab: Selayaknyalah aku marah sampai mati Jika Yunus begitu mengasihi pohon jarak yang tidak ditanamnya itu, maka bagaimanapula marahnya jika ia yang menanam dan memelihara pohon itu (YUNUS 4:4) Tetapi firman TUHAN: Layakkah engkau marah? Ketidakadaan PENGAMPUNAN untuk beberapa orang, seperti SAMPAH YANG BERACUN, racun tersebut merembes keluar sebagai kemarahan bagi orang lain. racun itu tercium sebagai DEPRESI. Untuk orang-orang lain racun itu, racun tersebut berbentuk rasa rendah diri

Itu nampak dari respon Yunus ketika mengetahui bahwa Tuhan membatalkan hukuman kepada Niniwe (psl 4:2).Yunus tidak dapat menerimanya, yang layak bertobat dan hidup baru hanyalah Israel,sedangkan yang lain tidak.<br />Layakkah engkau marah ? itu pertanyaan Tuhan bagi Yunus Allah menjawab, Layakkah engkau marah?(Yunus 4:4). Singkat cerita, Yunus ditegur Tuhan melalui pohon jarak yang tumbuh dan mati dalam waktu sehari. Melihat hal itu Yunus marah lagi dan minta mati Tetapi berfirmanlah Allah kepada Yunus: Layakkah engkau marah karena pohon jarak itu? Jawabnya: Selayaknyalah aku marah sampai mati. Lalu Allah berfirman: Engkau sayang kepada pohon jarak itu, yang untuknya sedikit pun engkau tidak berjerih payah dan yang tidak engkau tumbuhkan, yang tumbuh dalam satu malam dan binasa dalam satu malam pula

Renungan Ibadah PELKAT 01 Mei 2020 GPIB Immanuel Tarakan

Yunus menjadi marah, karena Tuhan mengampuni orang Niniwe, sehingga tidak menghancurkan Niniwe (Yunus 3: 10 dan 4: 1). Untuk kemarahan Yunus itu, Tuhan bertanya padanya: Layakkah engkau marah? (Yunus 4: 4) Ia marah karena Allah memutuskan untuk mengampuni orang Niniwe, yang menjadi musuh Israel. Ia mengabdikan hidup sepenuhnya bagi kejayaan Israel yang dicintainya. Ia lebih khawatir akan keamanan lahiriah Israel, ketimbang mewujudkan misi utama Tuhan yang sejati, ketika memilih Israel sebagai umat-Nya

Yunus 4:4 Tetapi firman TUHAN: Layakkah engkau marah

LAYAKKAH ENGKAU MARAH? Shalom sahabat Renungan Singkat Untukmu. Renungan kita hari ini diambil dari Yunus 4:4. Tetapi firman TUHAN: Layakkah engkau marah? Sahabat Renungan Singkat Untukmu. Ketika sedang dalam tekanan atau tantangan. Sering yang namanya putus asa, stress, emosi dan hal-hal negative lainnya datang menyelimuti kita 'Layakkah engkau marah'. Itu pertanyaan Allah pada Yunus. Saat Allah menumbuhkan pohon jarak untuk tempatnya berteduh, tetapi dalam semalam, pohon itu layu karena digerek ulat, Yunus merasa layak marah, sehingga Tuhan berkata: pohon saja yang hanya semalam tumbuh dan layu, yang untuknya Yunus tidak berbuat apa-apa bisa dia kasihi, apalagi. Tetapi berfirmanlah Allah kepada Yunus: Layakkah engkau marah karena pohon jarak itu? Jawabnya: Selayaknyalah aku marah sampai mati. Lalu Allah berfirman: Engkau sayang kepada pohon jarak itu, yang untuknya sedikitpun engkau tidak berjerih payah dan yang tidak engkau tumbuhkan, yang tumbuh dalam satu malam dan binasa dalam satu malam pula

LAYAKKAH ENGKAU MARAH? (1) - Berita Gereja - GPIB Immanuel

Di dalam babak ini juga, Allah bertanya kepada Yunus, Layakkah engkau marah karena pohon jarak itu?. Karena Allah melihat kemarahan Yunus tersebut adalah kemarahan yang tidak pantas. [34] Yunus telah dua kali mengatakan kepada Allah untuk lebih baik mati dari pada hidup TB: Tetapi berfirmanlah Allah kepada Yunus: Layakkah engkau marah karena pohon jarak itu? Jawabnya: Selayaknyalah aku marah sampai mati. AYT: Lalu, Allah berfirman kepada Yunus, Pantaskah kamu marah karena pohon jarak itu? Yunus menjawab Aku pantas marah bahkan sampai mati. TL: Maka firman Allah kepada Yunus: Patutkah amarahmu berbangkit begitu akan pohon alhairani ini Tetapi Tuhan bersabda kepada Yunus, Layakkah engkau marah karena pohon jarak itu? Jawab Yunus, Selayaknyalah aku marah sampai mati. Tuhan lalu bersabda, Engkau sayang kepada pohon jarak itu. Padahal tidak sedikit pun engkau berjerih payah dan tidak pula engkau menumbuhkannya! Pohon itu tumbuh dalam satu malam dan binasa pula dalam satu malam

Tetapi berfirmanlah Allah kepada Yunus: Layakkah engkau marah karena pohon jarak itu? Jawabnya: Selayaknyalah aku marah sampai mati. 4:10: Lalu Allah berfirman: Engkau sayang kepada pohon jarak itu, yang untuknya sedikitpun engkau tidak berjerih payah dan yang tidak engkau tumbuhkan, yang tumbuh dalam satu malam dan binasa dalam satu malam. Tetapi Tuhan bersabda, Layakkah engkau marah? Yunus telah keluar dari kota Niniwe dan tinggal di sebelah timurnya. Di situ ia mendirikan sebuah pondok dan duduk di bawah naungannya menantikan apa yang akan terjadi atas kota itu. Lalu atas penentuan Tuhan Allah tumbuhlah sebatang pohon jarak yang menaungi kepala Yunus, agar ia terhibur. Yunus 4: 9-11 Tetapi berfirmanlah Allah kepada Yunus: Layakkah engkau marah karena pohon jarak itu? Jawabnya: Selayaknyalah aku marah sampai mati. Lalu Allah berfirman: Engkau sayang kepada pohon jarak itu, yang untuknya sedikitpun engkau tidak berjerih payah dan yang tidak engkau tumbuhkan, yang tumbuh dalam satu malam dan binasa dalam. Yunus 4:3-5 Jadi sekarang, ya TUHAN, cabutlah kiranya nyawaku, karena lebih baik aku mati dari pada hidup. Tetapi firman TUHAN: Layakkah engkau marah? Yunus telah keluar meninggalkan kota itu dan tinggal di sebelah timurnya. Ia mendirikan di situ sebuah pondok dan ia duduk di bawah naungannya menantikan apa yang akan terjadi atas kota itu. 19 o Adanya pengulangan kalimat Layakkah engkau marah? pada 4:4 dan 9. · Allah menunjukkan perbandingan antara pohon jarak yang dikasihani Yunus dengan Niniwe yang dikasihani oleh Allah

Tetapi berfirmanlah Allah kepada Yunus: 'Layakkah engkau marah karena pohon jarak itu? Jawabnya: 'Selayaknyalah aku marah sampai mati (Yunus 4:9) Keinginan mata manusia tidak pernah puas. Wanita bila sudah berada di mall, matanya jelalatan ke sana ke mari ingin memiliki Mor Tuhan bertanya pada Yunus: Layakkah engkau marah? Dengan keras kepala Yunus berkata: Selayaknyalah aku marah sampai mati. (Yunus 4: 9). Jawaban yang benar terhadap pertanyaan Tuhan itu adalah: Gangguan kenikmatan bukanlah alasan yang membenarkan seseorang untuk marah! Karena itu kalau kemarahan timbul karena kepentingan.

• Allah menanggapinya dengan bersabda: Layakkah engkau marah? 11. Episode 8 • Bagian terakhir ini 4:5-11, Allah masih berusaha memberikan pelajaran kepada misionaris yang lambat mengerti ini. • Yunus belum memahami makna dari badai besar, awak kapal, ikan besar dan pertobatan Niniwe karena dia sendiri yang tidak mau memahaminya Tuhan berkata pada Yunus: Layakkah engkau marah karena pohon jarak itu? Jawabnya: Selayaknyalah aku marah sampai mati. Dan TUHAN berkata: Engkau sayang kepada pohon jarak itu, yang untuknya sedikitpun engkau tidak berjerih payah dan yang tidak engkau tumbuhkan, yang tumbuh dalam satu malam dan binasa dalam satu malam pula

Yunus yang marah dan kasih Allah (Yunus 4:1-11

Layakkah engkau marah? tanya Tuhan. Yunus telah ke luar meninggalkan kota itu dan tinggal di sebelah timurnya. Ia mendirikan di situ sebuah pondok dan ia duduk di bawah naungannya menantikan apa yang akan terjadi atas kota itu. Lalu atas penentuan Tuhan Allah tumbuhlah sebatang pohon jarak melampaui kepala Yunus untuk menaunginya, agar ia. Yunus 4:9-11 Tetapi berfirmanlah Allah kepada Yunus: Layakkah engkau marah karena pohon jarak itu? Jawabnya: Selayaknyalah aku marah sampai mati. Lalu Allah berfirman: Engkau sayang kepada pohon jarak itu, yang untuknya sedikitpun engkau tidak berjerih payah dan yang tidak engkau tumbuhkan, yang tumbuh dalam satu malam dan binasa dalam satu malam pula 2 Full Life: LAYAKKAH ENGKAU MARAH. Nas : Yun 4:9. Perbuatan Allah dengan pohon jarak dan angin timur yang panas terik (ayat Yun 4:6-9) dimaksudkan untuk menunjukkan kontras dari perhatian Yunus yang mementingkan kesejahteraan jasmaniahnya sendiri dengan ketiadaan perhatiannya bagi Niniwe. Yunus lebih memperhatikan kenyamanan jasmaniahnya. Sebagai jawaban atas reaksi Yunus, kembali Tuhan bertanya kepada Yunus layakkah engkau marah kerena pohon jarak itu?. Namun kali ini pertanyaan retoris yang seharusnya dijawab dengan 'tidak' ini mendapat jawaban yang tidak biasa dari Yunus, yaitu 'baik bagi-ku marah sampai mati.' Yunus bersikeras membenarkan kemarahan-nya Jawabnya: Selayaknyalah aku marah sampai mati. Intermezo. Tetapi firman TUHAN: Layakkah engkau marah? Lalu TUHAN menegur Yunus yang sedang marah pada ayat 9 ini dengan berkata Layakkah engkau marah? Sebuah pertanyaan yang sifatnya agar Yunus instropeksi diriapakah pantas Yunus marahatas kota Niniwe? Ilustrasi

Bacaan Liturgi 11 Oktober 2017;Rabu Pekan Biasa XXVII Bacaan Pertama: Yun 4:1-11 Engkau sayang akan pohon jarak itu. Mana mungkin Aku tidak sayang akan kota Niniwe yang besar itu? Yunus sangat kesal hatinya dan marah-marah, karena Tuhan mengasihi kota Niniwe. Maka berdoalah ia kepada Tuhan, Ya Tuhan, bukankah telah kukatakan, ketika aku masih di negeriku (Ayat 9-11), TUHAN berfirman kepada Yunus Layakkah engkau marah karena pohon jarak itu ? Jawabnya Selayaknyalah aku marah sampai mati. Pertanyaan yang TUHAN kemukakan dalam ayat 9 ini hampirsama dengan pertanyaan yang dikemukana dalam ayat 4. Namun pada ayat 4 Yunus tidak memberi jawab sedang pada ayat 9 ini Yunus memberi jawaban (9) Tetapi berfirmanlah Allah kepada Yunus: 'Layakkah engkau marah karena pohon jarak itu?' Jawabnya: 'Selayaknyalah aku marah sampai mati.' (10) Lalu Allah berfirman: 'Engkau sayang kepada pohon jarak itu, yang untuknya sedikitpun engkau tidak berjerih payah dan yang tidak engkau tumbuhkan, yang tumbuh dalam satu malam dan binasa.

Tetapi firman TUHAN: Layakkah engkau marah? BIS: Jawab TUHAN, Engkau tak punya alasan untuk menjadi marah begitu. FAYH: Lalu TUHAN berfirman, Pantaskah engkau marah mengenai hal ini? DRFT_WBTC: TL: Maka firman Tuhan: Adakah patut engkau marah begitu? KSI: DRFT_SB: Maka firman Allah: Patutkah engkau sangat marah? BABA: KL1863: KL1870. 4:9 Tetapi berfirmanlah Allah kepada Yunus: Layakkah engkau marah karena pohon jarak itu? Jawabnya: Selayaknyalah aku marah sampai mati. 4:10 Lalu Allah berfirman: Engkau sayang kepada pohon jarak itu, yang untuknya sedikit pun engkau tidak berjerih payah dan yang tidak engkau tumbuhkan, yang tumbuh dalam satu malam dan binasa dalam satu. Menemukan sumber masalah pembuat marah. Dalam Kitab Suci ada cerita mengenai nabi Tuhan yang marah. Tercatat, Yunus dua kali marah dalam Yunus pasal 4. Ayat ke-1, Tetapi hal itu sangat mengesalkan hati Yunus, lalu marahlah ia. Ayat ke-9 Tetapi berfirmanlah Allah kepada Yunus:Layakkah engkau marah karena pohon jarak itu? Tetapi Tuhan bersabda kepada Yunus, Layakkah engkau marah karena pohon jarak itu? Jawab Yunus, Selayaknyalah aku marah sampai mati. Tuhan lalu bersabda, Engkau sayang kepada pohon jarak itu. Padahal tidak sedikit pun engkau berjerih payah dan tidak pula engkau menumbuhkannya Tetapi firman Tuhan: Layakkah engkau marah? —Yunus 4:4 Ketika pertama kalinya saya dan istri berkolaborasi untuk menulis sesuatu, kami sama-sama menyadari bahwa kebiasaan saya yang suka menunda-

Karenanya dalam kasihNya yang besar Allah pernah bertanya kepada nabi Yunus dua kali: layakkah engkau marah? (Yunus 4:4, 9). Kenyataannya saudara, tidak ada satu orang pun yang layak untuk marah terhadap penciptanya. Siapakah manusia sehingga ia berhak marah terhadap Allah? Siapakah manusia sehingga ia layak menjadi tersinggung dan. Tetapi firman TUHAN: Layakkah engkau marah? s (0.86) Yun 4:1: Tetapi hal itu sangat mengesalkan hati Yunus 1 , lalu marahlah j ia. (0.81) Yun 4:9: Tetapi berfirmanlah Allah kepada Yunus: Layakkah engkau marah 1 karena pohon jarak w itu? Jawabnya: Selayaknyalah aku marah sampai mati Melihat hal tersebut, Allah menyesali malapetaka yang telah dirancangkannya dan tidak jadi melakukannya. Yunus sendiri keberatan dan protes kepada Allah atas diampuninya penduduk kota Niniwe. Tetapi, Allah kemudian mengajukkan pertanyaan sederhana kepada Yunus, Layakkah engkau marah? (Bdk. Yun 4:4)

Allah menjawab Yunus dalam ayat 4: layakkah engkau marah? Doa tidak hanya berisi keluh kesah, permohonan ataupun kerinduan kita tetapi dalam doa juga bisa mendengar jawaban Tuhan. Doa tidak hanya komunikasi satu arah tapi dua arah. Kita tidak hanya berbicara tapi kita juga bisa mendengar begitupun sebaliknya Tuhan tidak hanya men-dengar tapi. 4:9 Tetapi berfirmanlah Allah kepada Yunus: Layakkah engkau marah karena pohon jarak itu? Jawabnya: Selayaknyalah aku marah sampai mati. 4:10 Lalu Allah berfirman: Engkau sayang kepada pohon jarak itu, yang untuknya sedikitpun engkau tidak berjerih payah dan yang tidak engkau tumbuhkan, yang tumbuh dalam satu malam dan binasa dalam satu. Tetapi berfirmanlah Allah kepada Yunus: Layakkah engkau marah karena pohon jarak itu? Jawabnya: Selayaknyalah aku marah sampai mati. (Yunus 4 : 9) P ertengahan bulan April 2011, laptop saya mengalami masalah pada sistemnya sehingga tidak bisa saya pakai. Untuk mengatasi masalah tersebut, saya membawa laptop itu ke salah seorang teman untuk.

Ia marah kepada Allah kerana melihat kasih yang besar dari Allah kepada penduduk Niniwe setelah pertobatan mereka (untuk memahami alasan kemarahan Yunus, sila membaca kitab Yunus hehehe). Itulah sebabnya dua kali Allah berkata layakkah engkau marah? (Yunus 4:4,9) (3) Jadi sekarang, ya TUHAN, cabutlah kiranya nyawaku, karena lebih baik aku mati dari pada hidup.' (4) Tetapi firman TUHAN: 'Layakkah engkau marah?' (5) Yunus telah keluar meninggalkan kota itu dan tinggal di sebelah timurnya. Ia mendirikan di situ sebuah pondok dan ia duduk di bawah naungannya menantikan apa yang akan terjadi atas kota itu Tetapi firman TUHAN: Layakkah engkau marah? 4:5: Yunus telah keluar meninggalkan kota itu dan tinggal di sebelah timurnya. Ia mendirikan di situ sebuah pondok dan ia duduk di bawah naungannya menantikan apa yang akan terjadi atas kota itu. 4:

Maka Tuhan bertanya, Layakkah engkau marah karena pohon itu? Jawab Yunus, S elayaknyalah aku marah sampai mati Beginilah firman Tuhan kepada Yunus, Engkau sayang kepada pohon jarak itu, yang untuknya sedikit pun engkau tidak berjerih payah dan yang tidak engkau tumbuhkan, yang tumbuh dalam satu malam dan binasa dalam satu malam pula Tetapi firman Tuhan: Layakkah engkau marah? —Yunus 4:4. Ketika pertama kalinya saya dan istri berkolaborasi untuk menulis sesuatu, kami sama-sama menyadari bahwa kebiasaan saya yang suka menunda-nunda akan menjadi halangan utama. Tugas istri adalah menyunting tulisan saya dan mengingatkan batas waktunya, tetapi tugas saya sepertinya. Tetapi firman Tuhan: Layakkah engkau marah? —Yunus 4:4. Saya suka cerita tentang Yunus! Kisahnya penuh dengan drama dan pelajaran hidup yang penting. Setelah dengan keras kepala menolak untuk melakukan kehendak Allah, akhirnya Yunus berkhotbah juga dalam KKR di Niniwe yang bisa jadi membuatnya menjadi salah seorang misionaris yang. Tetapi berfirmanlah Allah kepada Yunus: Layakkah engkau marah karena pohon jarak itu? Jawabnya: Selayaknyalah aku marah sampai mati.Lalu Allah berfirman: Engkau sayang kepada pohon jarak itu, yang untuknya sedikitpun engkau tidak berjerih payah dan yang tidak engkau tumbuhkan, yang tumbu Nabi Yunus marah dan berkeras hati berargumentasi dengan Allah, telah memasuki babak kedua. Terhadap pertanyaan Allah di ayat 4 「 Layakkah engkau marah? 」, narator tidak mencatat tanggapan secara lisan dari nabi Yunus; tampaknya nabi ini sengaja mengabaikan Allah, hanya menggunakan tindakan untuk mengekspresikan protesnya terhadap Allah. 4 Tetapi firman TUHAN: Layakkah engkau marah? 5 Yunus telah keluar meninggalkan kota itu dan tinggal di sebelah timurnya. Ia mendirikan di situ sebuah pondok dan ia duduk di bawah naungannya menantikan apa yang akan terjadi atas kota itu. 6 Lalu atas penentuan TUHAN Allah tumbuhlah sebatang pohon jarak melampaui kepala Yunus untuk menaunginya.

  • Isi stapler.
  • Makalah tari mancanegara.
  • Pengertian striktur esofagus.
  • Cara membuat kek cheese kukus.
  • Jam berapa hujan meteor malam ini.
  • Mengobati kristal ca oxalat.
  • Cara membuat ring basket dari kayu.
  • Resep masakan murah bergizi.
  • Jenis pohon pakis.
  • Makalah tari mancanegara.
  • Kalender desember 2017 indonesia.
  • Ukuran bola softball.
  • Apakah kalazion bisa sembuh sendiri.
  • Movie malaysia 2016.
  • Makalah berpikir reflektif.
  • Tata ibadah kristen.
  • Usia kehamilan 23 minggu sama dengan berapa bulan.
  • E coli infektion.
  • Benua australia dibagi menjadi.
  • Sandisk microsdxc ultra 64gb 100mb s.
  • S oliver jacken.
  • Miniatur vespa dari bungkus rokok.
  • Donald trump suami isteri.
  • Warna cat rumah minimalis 2018.
  • Fungsi bunsen burner.
  • Oxyuris vermicularis menyebabkan penyakit.
  • Tanda hamil keputihan.
  • Berita nasa.
  • Jurnal enzim laktase pdf.
  • Cara membuat taman depan rumah.
  • Kata bijak warna hijau.
  • Kata kata anak reggae cinta damai.
  • Peranan aspergillus oryzae.
  • Pengalaman menggunakan nissan juke.
  • Harga styrofoam tebal 3 cm.
  • Husqvarna rödqvarna.
  • Font banner design.
  • Bocoran 3 produk terbaru motor yamaha.
  • Berikut ini yang berhubungan dengan organisme transgenik adalah.
  • Toko wrangler.
  • Umpan mancing ikan nila besar.